Journey to Success

lakukan dengan cinta maka semuanya akan indah

taklukkan rasa takut kita

jangan tergoda keindahan semu

perjalanan 1000 mil dimulai dengan 1 langkah kecil

berdamailah dengan nasib

Selasa, 14 Februari 2012

MENGHADAPI KEGAGALAN


 Salam kanan....Apa yang pertama anda pikirkan tentang satu kata yaitu Kegagalan??akan terdengar menyeramkan bagi sebagian ataupun banyak orang..hehe...bagaimana ya untuk bisa menghadapi kegagalan dalam bidang apapun biar saya dan anda bisa bangkit lebih cepat ketika kita mengalami kegagalan.Apalagi dalam dunia bisnis ( enterpreneurship ) kegagalan sudah menjadi bumbu rahasia setiap kesuksesan..

Calon wirausahawan harus siap gagal. Fahamilah makna kegagalan. Tanpa faham filosofi itu, jangan berpikir mau mengambil jalan menjadi wirausaha. Alasannya, ada yang sukses dalam usahanya, ada yang belum berhasil. Pengusaha mengetahui bahwa ”kegagalan” bukan akhir permainan dan tidak boleh takut mengalaminya. Ia menyadari dengan keberanian, bahwa bisa saja mengatasi sesuatu yang tidak mungkin untuk berhasil.
Menghadapi risiko, adalah gabungan kerja keras, kecerdikan, kehati-hatian, kecermatan  membaca peluang dan kesiapan menghadapi kegagalan maupun keberhasilan.  Happy ending sebuah ikhtiar adalah keberhasilan. Ini dicapai, tentu setelah melewati keberhasilan demi keberhasilan kecil, seperti keberhasilan menyingkirkan kesulitan dan bahaya. Proses ini dibangun dari kesungguhan melahirkan segenap potensi diri seorang wirausahawan. Dengan begitu, ia mengubah “kekalahan menjadi kemenangan”, sebuah proses yang kecil peluang pencapaiannya tanpa kesiapan mental menghadapi kegagalan. Kalau Anda termasuk yang tidak siap gagal, lebih baik jangan meniti jalan ini. Bahkan, mengimpikannya saja, jangan!
Setiap kegagalan adalah pelajaran yang mendorong pengusaha untuk mencoba pendekatan baru yang belum pemah dicoba sebelumnya. Bagi pengusaha sejati, “Berani Gagal” berarti “Berani Belajar”. Dengan gagal dan dengan belajar, pengusaha bertumbuh menjadi orang yang lebih baik dan belajar bagaimana menciptakan kekayaan sejati. Walaupun pengusaha kehilangan kekayaan materi yang telah mereka peroleh, mereka tahu bagaimana menciptakan semua kekayaan itu lagi. Pelajarannya tidak pemah hilang. Sebaliknya, mereka yang tidak pemah mengalami perjalanan yang sulit dan menemukan kekayaan dengan mudah, tidak akan tahu bagaimana menciptakan kekayaan ketika mereka kehilangan. Dengan kata lain, mereka yang tidak gagal tak akan tahu kekayaan sejati.
Gemerlap materi, pada komunitas bahkan kehidupan sosial yang serba benda (materialistis), lebih banyak memperoleh penilaian tinggi. Sebaliknya, siapa pun mengalami kegagalan, sudah mendapat stempel sosial sebagai manusia yang kehilangan harga. The looser dunia usaha, sering menjadi figur yang menghadapi titik balik sikap sosial terhadapnya. Dulu, saat masih jaya, ia banyak rekan dan kolega, setelah gagal dalam usahanya, hampir semua rekan dan kolega yang dulu mendukungnya, menebar senyum ramahnya, bahkan mengajak bermitra, hilang sudah! Akibat cara pandang seperti ini, banyak wirausahawan yang traumatik terhadap kegagalan. Ini, “awal kematian” benih-benih kewirausahaan. Semua pihak harus mengubah sikapnya: doronglah  masyarakat menjadi pihak yang turut membangun keberanian banyak orang untuk respek terhadap ikhtiar orang meraih keberhasilan dalam bisnis. Gagal atau keberhasilan, bukan menjadi satu-satunya alasan menghargai atau meremehkan wirausahawan. Tentu, sembari tetap mentransfer sikap-sikap arif, bahwa dalam setiap kegagalan selalu ada pelajaran berharga. Seorang bijak berkata,”sukses hanyalah pijakan terakhir dari tangga kegagalan.”


Kita perlu menggalakkan orang untuk berani mengambil resiko. Hal ini membutuhkan pola pikir yang sangat berbeda. Untuk kita, itu berarti mengabaikan peraturan yang telah berlaku baik selama 30 tahun lebih.

Lee Kuan Yew, mantan PM Singapura



Yang Diperlukan Untuk Menghadapi Kegagalan

Ada banyak pembahasan tentang tips menghadapi kesuksesan. Tetapi bagi kami, sama pentingnya, menyiapkan sejumlah hal untuk menghadapi kegagalan! Billy P.S. Lim, motivator kelas dunia yang berbasis di Malaysia, pernah menanyakan kepada peserta trainingnya tentang satu masalah menarik. ”Mengapa orang akan tenggelam apabila jatuh ke dalam air?”
Berbagai jawaban diberikan tetapi yang paling sering ialah ”Dia tak dapat berenang.” Yang hadir heran, karena Lim menyalahkan jawaban itu. Yang hadir mengira, Lim bercanda. Untuk menyakinkan mereka, Lim memberi contoh kejadian orang tenggelam di air sedalam tiga inci. Akhirnya, ia memberitahu jawabannya, yang  akan ia berikan kepada Anda sekarang. Kami kutip pendapat Lim: ”Orang tenggelam karena dia menetap disitu dan tidak menggerakkan dirinya ke tempat lain.”
So? Berapa kali orang jatuh tak jadi soal. Yang penting kemampuannya untuk bangkit kembali setiap kali jatuh.


Ukurannya, Bangkit Lagi
              
Jangan ukur seseorang dengan menghitung berapa kali dia jatuh, ukurlah ia dengan beberapa kali dia sanggup bangkit kembali. Seseorang yang mampu bangkit kembali setelah jatuh, tidak akan putus asa. Menyedihkan, mendengar bahwa banyak orang seperti mereka, setelah sekali dua kali gagal, memilih untuk menetap di situ dan akhirnya mati sebagai orang yang sebenar-benarnya gagal, tersungkur, dan tidak bangkit lagi.
Apakah kualitas diri kita akan membantu bangkit kembali setelah kita terjatuh? 

 ”Tidak ada apapun di dunia ini yang bisa menggantikannya. Bakatpun tidak; Banyak sekali orang berbakat yang tidak sukses. Kejeniusanpun tidak; Jenius yang tidak sukses sudah hampir menjadi olok-olokan. Pendidikanpun tidak; dunia ini penuh dengan orang terpelajar. Hanya kemauan dan ketabahan saja yang paling ampuh.”

Ya, ketabahan, yakni kemampuan bangkit kembali untuk kesekian kalinya setelah terjatuh. Dalam benturan antara sungai dan batu, air sungai senantiasa menang  bukan dengan kekuatan tapi dengan ketabahan. Seberapa jauh Anda jatuh tidak menjadi masalah, tetapi yang penting seberapa sering Anda bangkit kembali.
Apabila Anda dapat terus mencoba setelah tiga kegagalan, Anda dapat mempertimbangkan diri untuk menjadi pemimpin dalam pekerjaan Anda sekarang. Jika Anda terus mencoba setelah mengalami belasan kegagalan, ini berarti benih kejeniusan sedang tumbuh dalam diri Anda. Seperti Thomas Alfa Edison, saat ditanya, bagaimana ia bisa bertahan setelah ribuan kali gagal? Penemu bola lampu dan pendiri perusahaan kelas dunia, General Electric ini menjawab,

”Saya tidak gagal, tetapi menemukan 9994 cara yang salah dan hanya satu cara yang berhasil. Saya pasti akan sukses karena telah kehabisan percobaan yang gagal.” 

Sungai Colorado mengalir tabah terus-menerus, melahirkan Grand Canyon. Charles Goodyear yang tekun, membuahkan ban yang memungkinkan kendaraaan melaju kencang. Tabahnya Wright bersaudara membuahkan pesawat terbang. Bethoven, mengisi dunia dengan musik inspiratif, John Milton membuahkan karya puisi indah yang menyejukkan hati, perempuan tuna netra yang tegar Helen Keller, memberikan harapan kepada semua orang cacat, ketabahan Abraham Lincoln membuatnya terpilih menjadi presiden. Dan, tentu, Thomas Alfa Edison, memberi kita cahaya listrik. Kesuksesan tergantung pada kekuatan untuk bertahan. Kurang tabah merupakan salah satu alasan orang gagal dalam bisnis, politik, dan kehidupan pribadi.

Setiap orang sukses menyatakan bahwa kesuksesan hanya berada di luar ketika mereka yakin idenya akan berhasil.”
Dr. Napoleon Hill

 Menarik Hikmah, Jangan Menyerah
  
Anda tumbuh menjadi semakin dewasa dan bijaksana. Dulu Anda menanggung kegagalan secara pribadi. Ketika kulit Anda mulai berkerut sejalan dengan perjalanan usia, Anda cenderung belajar dari kesalahan - kesalahan Anda
Cheong Chonng Kong

Secara sederhana, kegagalan adalah situasi tak terduga yang menuntut transformasi dalam sesuatu yang positif. Jangan lupa bahwa Amerika Serikat merupakan hasil dari kegagalan total. Karena Columbus sebenarnya ingin mencari jalan ke Asia.
Eugenio Barba.


Mengantisipasi bencana sejak dini, karakteristik seorang entrepreneur. Jangan biarkan kebanggaan dan sentimen mempengaruhi keputusan-keputusan Anda. Sebuah gagasan gagal, adalah pelajaran ada saat untuk bangkit kembali untuk mengejar target-target Anda berikutnya.


Babe Ruth, pemain baseball terkenal, tidak hanya mencetak 714 home run, namun dia juga pernah luput (strike out) 1330 kali.

Ray Meyer, pelatih bola basket legendaris di DePaul University telah memimpin timnya memenangkan 37 musim, kompetisi. Saat timnya kalah, setelah kemenangannya yang ke-29, dia ditanya bagaimana perasaannya. “Luar biasa!” katanya. “Sekarang kami dapat mengkonsentrasikan diri bagaimana memenangkan permainan daripada memikirkan kekalahan ini.”
Kegagalan, jangan biarkan sebagai sesuatu yang final. Entrepreneur sejati, memandang  kegagalan sebagai awal, batu loncatan untuk memperbaharui kinerja bisnis mereka di masa mendatang. Pemimpin tidak menghabiskan waktunya memikirkan kegagalan.
Untuk memicu kesiapan mental Anda, kita belajar dari cerita tentang seorang eksekutif IBM yang memiliki prospek cerah. Ia baru saja melakukan kesalahan transaksi yang merugikan perusahaan jutaan dollar. Thomas J. Watson, pendiri IBM, memanggil eksekutif muda itu ke kantornya. Spontan eksekutif itu berkata.

 “Saya tahu Anda pasti meminta saya mengundurkan diri, bukan?”
”Anda tidak perlu cemas. Kami baru saja mengeluarkan jutaan dolar untuk mendidik Anda!” Begitu jawab Watson.

***
Perusahaan seperti milik kami harus menciptakan suasana di mana orang-orang tidak takut mengalami kegagalan. Ini berarti kami menciptakan sebuah organisasi dimana kegagalan tidak hanya ditoleri tetapi ketakutan dikritik karena menyampaikan gagasan bodoh juga dihilangkan. Jika tidak, maka banyak orang yang merasa cemas dan tidak nyaman. Dan gagasan-gagasan brilian yang sangat potensial tak akan pemah terucapkan dan tak akan pemah terdengar. Kegagalan masih bisa ditolerir selama itu tidak menjadi kebiasaan.
               Michael Eisner, Walt Disney Corp.

Jadi? Ya, gagal bukan kiamat bisnis, tapi jangan kelewatan. Apalagi menjadi “kebiasaan”. Kerjakan yang mampu dilakukan, semakin terbatas sumber dana, Anda patut semakin bijaksana. fahami, kapan harus meminimalisasi kerugian.  

Bila Jatuh, Cepatlah Bangkit

Di dunia kerja, yang disebut masalah sesungguhnya adalah kesempatan yang menunggu, dipungut.
Henry J. Kaiser


”Bagi saya pribadi, krisis Asia telah berakhir pada saat dimulainya persaingan untuk mendapatkan hotel Regent Bangkok pada bulan Maret  1999. Setelah melewati masa-masa sulit selama dua tahun sebelumnya, mendadak saya memutuskan mengikuti lomba balap Ferari di Perancis serta bersaing di ring dengan Goldman Sachs Co., salah satu bank investasi terbesar dunia.”
William E. Heinecke, konglomerat Thailand


Pembaca, saat banyak konglomerat bangkrut dan bank-bank mengalami kegagalan di Thailand, tujuh hotel milik Heinecke, restoran siap saji dan perusahaan lainnya terus berusaha keras keluar dari krisis serta berusaha mendulang keuntungan di tahun 1998. Meskipun banyak analis meramalkan tentang pertumbuhan ekonomi pada tahun 1999 dan menguji Baht Thailand, tidak banyak perusahaan yang bisa menandingi kemampuan kerja kelompok bisnis Heinceke.
Fantastis, hotel Heinecke mengalami kenaikan 24%, 246 restoran kelompok bisnisnya menarik lebih dari tak kurang dari lima juta pelanggan! Pada tahun 1997 kelompok perusahaan Heineke mengalami kerugian 1 milyar baht, tetapi setahun kemudian tiga perusahaannya yang telah go public, mendapatkan keuntungan bersih 500 juta baht, pada triwulan pertama tahun 1999, keuntungannya lebih banyak lagi.
Belum yakin, kegagalan, hanyalah sebuah tikungan tajam yang menuntut ”kendaraan” usaha, sedikit mengurangi kecepatan, lalu di depan, begitu melihat ”jalan mulus peluang”, Anda bisa menebusnya dengan kecepatan yang lebih tinggi. Bisnis Heinecke di Thailand, saat ini benar-benar telah pulih.
Regent Bangkok, salah satu hotel terbesar di Asia, tingkat huniannya tetap tinggi. Saat itu, Regent di bawah kontrol beberapa perusahaan yang sedang mengalami kesulitan keuangan dan manajerial seperti halnya perusahaan-perusahaan lainnya di Thailand sehingga mereka berusaha untuk menjual saham Regent. Regent dimiliki oleh Rajadamri Hotel Company yang kemudian 32% sahamnya dimiliki oleh sebuah perusahaan Jepang yang telah bangkrut yang diwakili oleh sebuah bank Jepang yang cukup besar.
Masih ada lagi faktor lain yang lebih penting. Rajadamri Hotel Company juga memiliki 26% saham hotel bintang lima milik Heinecke, di Thailand Utara, Regent Chiang Mai. Heineke enggan menjualnya pada orang asing karena ia tak ingin ada orang asing menguasai tanah keramat itu. Bagi Heinecke, ikut ambil bagian dalam kepemilikan saham Regent Bangkok yang dijual pada awal tahun 1999 merupakan tindakan yang tepat, setelah sebelumnya ia sudah memiliki saham Regent hampir 29%.
Apa kata Heineke tentang pelintasan bisnisnya yang penuh tikungan di masa krisis ini?

“Ini adalah persaingan dimana saya harus mengeluarkan segala strategi dan kemampuan yang telah saya pelajari : mempercayai intuisi, menggunakan jaringan kerja kontrak yang mapan, menggunakan sejumlah pakar dan merencanakan strategi-strategi dalam situasi yang selalu berubah cepat jika diperhatikan, persaingan ini merupakan mikrokosmos semua strategi. Saya berusaha menguji kemampuan saya dengan lawan-lawan yang benar-benar tangguh. Goldman Sachs, salah satu grup investasi terkuat di dunia ini, merupakan pemegang saham individu terbesar Regent Bangkok, tapi itu tidak berarti bahwa mereka bisa berbuat sesuka hatinya. Saya kira bagi seorang yang tidak lulus perguruan tinggi, hasil seperti ini sudah cukup memuaskan”.



Bila Semuanya Gagal

Tekun, mengerahkan segenap daya, dan masih gagal juga. Apa yang harus kita lakukan?


Saat gagal menimpa, kendati lelah dan kecewa berat, jangan matikan energi kreatif Anda. Tetaplah berpikir kreatif. Sempurnakan produk yang ada, atau hasilkan produk baru atau usaha baru yang mungkin belum terpikirkan.
Jangan terpaku pada karier dan keterampilan yang dimiliki, yang terlalu lama bersandar pada lingkungan di mana kita dibesarkan atau selama ini bergulat. Kadang kala apabila seseorang gagal setelah berusaha dengan tabah dan mengerahkan sepenuh tenaga untuk sekian lama, mungkin tiba saatnya ia mengkaji kembali bidang yang digeluti dan menilai apakah ia mampu untuk mendapatkan apa yang dinginkannya di bidang tersebut.
Banyak cara untuk mencapai  tujuan hidup. Sebagian lebih cepat atau lebih lambat daripada yang lain. Sebagian kurang berisiko tetapi lebih lambat daripada yang lain.
Saran kami, janganlah terlalu kaku mengatakan bahwa Anda tidak bisa berubah. Kami sendiri, kerap berubah seiring dengan perkembangan in put dan stimulasi kondisi di sekitar kami. Tanpa itu, bagaimana mungkin kami menyusun sebuah buku, memberi pencerahan bagi banyak orang?
Kadang kala dalam kehidupan kita terpaksa menekuni bidang usaha yang berlainan dan kita mesti menyesuaikan segala  keterampilan dan bakat yang tidak kita peroleh dari bidang-bidang usaha di masa lalu. Lalu? Salurkan kekuatan itu di bidang usaha yang baru. Mungkin, kita dipaksa mempelajari keterampilan baru, sebagai konsekuensi menghadapi tantangan serba-baru itu.
Pernahkah Anda bertanya bagaimana orang Jepang bangkit kembali dari kehancuran PD II untuk menjadi pengusaha ekonomi yang unggul saat ini? Dulu, produk Jepang sempat dinilai murahan, tidak berkualitas, dan stigma jelek lainnya. Tapi sekarang, sulit bagi kita untuk hidup tanpa barang-barang buatan Jepang di dalam rumah kita. Ini tidak hanya berlaku di Negara kita saja, tetapi bahkan di seluruh dunia.
Orang-orang Jepang tidak menciptakan mobil. Tidak juga kamera, kulkas, televisi, AC, mesin cuci, penghisap debu, film atau system perangkat audio berkualitas tinggi. Mereka tidak menciptakan banyak benda. padahal yang mereka lakukan ”hanyalah” meniru.
Hakikat :peniruan ala Jepang”, sarat pesan penting bagi calon entrepeneur. Di sana ada proses penyempumaan  tanpa kenal lelah, sampai akhirnya ”tiruannya” lebih baik dari aslinya! Mereka menggunakan ”kreativitas” untuk menyempumakan barang yang sudah ada. Tak ada yang membantah, Jepang meraih suksesnya. Kultur entrepreneurship tumbuh subur di sana, menyebar menguasai dunia.
Jika Anda menyadari bahwa Anda tidak berhasil mencapai tujuan Anda pada suatu pekerjaan di mana Anda telah dilatih untuk melakukannya, latihlah atau lengkapi diri Anda dengan pekerjaan yang memberi peluang meraih yang lebih baik di masa depan. Janganlah gantungkan diri Anda pada satu keterampilan saja. Sebagai manusia, Tuhan memberi kita kemampuan untuk mempelajari keterampilan baru dan menerjuni bidang usaha lain. Jangan ”hidup-mati” Anda gantungkan pada satu bidang saja. Orang lain bisa sukses. Anda tentu juga bisa. hanya saja, ada yang lekas tercapai, ada yang masih berliku.

”Jangan malu karena gagal, …seperti Christopher Colombus.”

”Ketahuilah apa yang akan Anda lakukan, lakukanlah dan jangan menunda kembali. Jika Anda membuat kesalahan, buatlah kesalahan yang hebat. Seperti orang yang sampai di persimpangan jalan dan bertanya,”Arah manakah yang perlu saya tuju, arah sana atau sini?” Pergi saja! Pilih satu arah dan pergilah. Unsur masa itu pasti ada. Segala sesuatu mempunyai waktu dan tempat yang wajar.”
Gum Rutt

Tengok kiri-kanan Anda. Produk Cina, membanjiri negeri ini. Bayangkan, seperti apa sepuluh atau duapuluh tahun yang akan datang? Akankah ini kita terima sebagai ”keharusan ekonomi”? Tidakkah Anda mulai berpikir hal yang sebaliknya? 

Semoga bermanfaat bagi saya dan Anda....kita pasti bisa menghadapi kegagalan dengan baik,yaitu dengan segera bangkit lagi sambil menyerukan  AKU  BISA !! 

Kisah Keluarga Burung



Alkisah di suatu negeri burung, tinggallah bermacam-macam keluarga burung. Mulai dari yang kecil hingga yang besar. Mulai dari yang bersuara lembut hingga yang bersuara menggelegar. Mereka tinggal di suatu pulau nun jauh di balik bukit pegunungan.

Sebenarnya selain jenis burung masih ada hewan lain yang hidup di sana. Namun sesuai namanya negeri burung, yang berkuasa dari kelompok burung. Semua jenis burung ganas, seperti, burung pemakan bangkai, burung Kondor, burung elang dan rajawali adalah para penjaga yang bertugas melindungi dan menjaga keselamatan penghuni negeri burung.

Burung-burung kecil bersuara merdu, bertugas sebagai penghibur. Kicau mereka selalu terdengar sepanjang hari, selaras dengan desau angin dan gesekan daun. Burung-burung berbulu warna warni, pemberi keindahan.

Mereka bertugas bekeliling negri melebarkan sayapnya, agar warna-warni bulunya terlihat semua penghuni. Keindahan warnanya menimbulkan kegembiraan. Dan rasa gembira bisa menular bagai virus, sehingga semua penghuni merasa senang.

Pada suatu ketika, seekor induk elang tengah mengerami telur-telurnya. Setiap pagi elang jantan datang membawa makanan untuk induk elang.

Akhirnya, di satu pagi musim dingin telur-telur mulai menetas. Ada 3 anak elang yang nampak kuat berdiri. Dua anak elang hanya mampu mengeluarkan kepalanya dari cangkang telur harus berakhir dalam paruh sang ayah. Dengan tangkas, elang jantan mengoyak cangkang telur lalu mematuk-matuk calon anak yang tak jadi. Perlahan-lahan sang induk memberikan potongan-potongan tubuh anaknya ke dalam paruh mungil anak-anak elang. Kejam…? Ini hanya masalah kepraktisan.

Untuk apa terbang dan mencari makan jauh-jauh jika ada daging bangkai di dalam sarang. Sebagai hewan, elang hanya mempunyai naluri dan akal tanpa nurani. Inilah yang membedakan manusia dan hewan.

Waktu berjalan terus, hari berganti hari. Anak-anak elang yang berbentuk jelek karena tak berbulu, kini mulai menampakkan keasliannya. Bulu-bulu halus mulai menutupi daging di tubuh masing-masing. Kaki kecil anak-anak elang sudah mampu berdiri tegak.

Walau kedua sayapnya belum tumbuh sempurna. Induk elang dan elang jantan, bergantian menjaga sarang. Memastikan tak ada ular yang mengincar anak-anak elang dan memastikan anak-anak elang tak jatuh dari sarang yang berada di ketinggian pohon. Suatu pagi, saat induk elang akan mencari makan dan bergantian dengan elang jantan menjaga sarang. Salah seekor anak elang bertanya: “Kapankah aku bisa terbang seperti ayah dan ibu?” Induk elang dan elang jantan tersenyum, bertukar pandang lalu elang jantan berkata: “Waktunya akan tiba, anakku. Jadi sebelum waktu itu tiba, makanlah yang banyak dan pastikan tubuhmu sehat serta kuat”. Usai sang elang jantan berkata, induk elang merentangkan sayapnya lalu mengepakkan kuat-kuat.

Hanya dalam hitungan yang cepat, induk elang tampak menjauhi sarang. Terlihat bagai sebilah papan berawarna coklat melayang di awan. Anak-anak elang, masuk di bawah sayap elang jantan. Mencari kehangatan kasih sang jantan.

Waktu berjalan terus, musim telah berganti dari musim dingin ke musim semi. Seluruh permukaan pulau mulai menampakan warna-warni dedaunan. Bahkan sinar mentari memberi sentuhan warna yang indah. Anak-anak elang pun sudah semakin besar dan sayapnya mulai ditumbuhi bulu-bulu kasar. Suatu ketika seeor anak elang berdiri di tepi sarang, ketika ada angin kencang, kakinya tak kuat mencengkram tepi sarang sehingga ia meluncur ke bawah. Induk elang langsung merentangkan sayang dan mendekati sang anak seraya berkata: “Rentangkan dan kepakan sayapmu kuat-kuat!”

Tapi rasa takut dan panik menguasai si anak elang karenanya ia tak mendengar apa yang dikatakan ibunya. Elang jantan menukik cepat dari jauh dan membiarkan sayapnya terentang tepat sebelum si anak mendarat di tanah. Sayap elang jantan menjadi alas pendaratan darurat si anak elang.

Si anak elang yang masih diliputi rasa panik dan takut tak mampu bergerak. Tubuhnya bergetar hebat. Induk elang, dengan kasih memeluk sang anak. Menyelipkan di bawah sayapnya dan memberikan kehangatan. Sesudah si anak tenang dan tak gemetar, induk elang dan elang jantan membawa si anak kembali ke sarang.

Peristiwa itu menimbulkan rasa trauma pada si anak elang. Jangankan berlatih terbang dengan merentangkan dan mengepakkan sayap. Berdiri di tepi sarang saja ia sangat takut. Kedua saudaranya sudah mulai terbang dalam jarak pendek. Hal pertama yang diajarkan induk dan elang dan elang jantan adalah berusaha agar tidak mendarat keras di dataran.

Lama berselang setelah melihat kedua saudaranya berlatih, si elang yang pernah jatuh bertanya pada ibunya: “Adakah jaminan aku tidak akan jatuh lagi?” “Selama aku dan ayahmu ada, kamilah jaminanmu!” jawab si induk elang dengan penuh kasih.”Tapi aku takut!’ ujar si anak. “Kami tahu, karenanya kami ta memaksa.” Jawab si induk elang lagi. “Lalu apa yang harus kulakukan agar aku beraai?” tanya si anak. “Untuk berani, kamu harus menghilangkan rasa takut!”. “Bagaimana caranya?” “Percayalah pada kami!” Ujar elang jantan yang tiba-tiba sudah berada di tepi sarang.

Si anak diam dan hanya memandang jauh ke tengah lautan. Tiba-tiba si anak elang bertanya lagi. “Menurut ibu dan ayah, apakah aku mampu terbang keseberang lautan?” Dengan tenang si elang jantan berkata: “Anakku kalau kau tak pernah merentangkan dan mengepakkan sayapmu, kami tidak pernah tahu, apakah kamu mampu atau tidak. Karena yang tahu hanya dirimu sendiri!”

Lalu si induk elang menambahkan: “Mulailah dari sekarang, karena langkah kecilmu akan menjadi awal perubahan hidupmu. Semua perubahan di mulai dari langkah awal, anakku!”

Si anak elang diam tertegun, memandang takjub pada induk elang dan elang jantan. Kini ia sadar, tak ada yang tahu kemampuan dirinya selain dirinya sendiri. Kedua orang tuanya hanya memberikan jaminan mereka ada dan selalu ada, jika si anak memerlukan.

Didorong rasa bahagia akan cinta kasih orang tuanya, si elang kecil berjanji akan berlatih dan mencoba. Ketika akhirnya ia menggantikan elang jantan menjadi pemimpin keselamatan para penghuni negeri burung, maka tahulah ia, bahwa kesuksesan yang diraihnya adalah di mulai saat tekad terbangun melangkah.

Sukses itu tak pernah ada kalau hanya sebatas tekad. Tapi tekad itu harus diwujudan dengan tindakan nyata walau di mulai dari langkah yang kecil. Mulailah rentangkan dan kepakkan sayap kemampuanmu, maka dunia ada digenggamanmu!

Tetap semangat,,dan jangan lupa action untuk meraih impian-impian kita.....

Senin, 13 Februari 2012

Optimis pakai otak orang lain



Salam Kanan...Pernah berdiskusi, atau membaca kisah wirausahawan senior? Sebagian dari mereka, membanggakan prestasinya bukan karena mereka bersekolah tinggi-tinggi. Mereka membanggakan “kampus hidup”, dengan guru-guru “jalanan” dan kearifan menangkap “ilmu kehidupan”.
Sukses mereka, dibangun dengan realitas bisnis (kehidupan global) yang belum serumit zaman sekarang. Karena kerumitannya kian kompleks, wirausahawan memerlukan banyak input, termasuk dari pendidikan. maka, “success story” tempo dulu, diambil saripatinya, kearifan dan kegigihannya, bukan “semangat besar zonder pengetahuan”. Wirausahawan pun untuk sukses, memerlukan pengetahuan dan keterampilan teknis. Bagaimana ia bisa “menjual” kalau tidak mendalami “dagangannya”? Bagaimana meyakinkan orang, kalau ia tidak mengerti apa yang harus ia tawarkan?...right?
Perlunya orang yang mampu dan berpengalaman dalam membantu sebuah bisnis, tidak perlu diperdebatkan lagi. Meskipun demikian, kualifikasi akademik yang bagus, bahkan dari institusi yang paling bergengsi, juga bukan jaminan kesuksesan di setiap tingkatan dalam  dunia korporat. Apapun perusahaannya Anda harus memiliki keterampilan teknis atau kemampuan mempekerjakan orang untuk itu. Ini yang saya sebut “Optimis pakai otak orang lain.”
Pendahulu kita, juga orangtua kita sering bilang, “Nak, pergilah ke sekolah (kuliah), kalau tidak, kamu bakal gagal menjalani kehidupan. Kamu tidak bakal sukses.” Right... niat baik orangtua, kita terima. Tapi sukses, bukan hanya karena kepintaran. Wirausahawan sejati (kebanyakan) menikmati saat ia memimpin, menjadi pengelola usahanya sendiri. Ia memiliki orang-ornag yang bekerja padanya. Karena urusan teknis memerlukan keahlian teknis, sebagai bos, ia harus mendapatkan orang lain yang menguasai ketrampilan teknis itu. Maka ia pekerjakan seseorang yang lebih pintar daripada dirinya. Jika Anda pemilik usaha ini, maka Anda adalah bos yang mempekerjakan tenaga ahli. begitu usaha Anda sukses, selangkah demi selangkah mengisi jagad dunia usaha, bahkan Anda naik terus ke jenjang prestisius dalam bisnis yang Anda geluti, saat itu orang tak lagi peduli Anda pintar atau tidak di sekolah. Bahkan, kampus Anda saja, orang tak lagi hiraukan. Anda dulu anak siapa, “sesulit apa”, juga tak lagi menjadi perbincangan.
Bicara soal memanfaatkan otak orang lain, David Ogilvy, tokoh paling inspirasional dalam dunia iklan, pernah memberi nasihat. Katanya,”Pekerjakanlah orang yang lebih pintar daripada Anda.” Dengan mempekerjakan orang yang lebih pintar dari Anda, maka Anda akan lebih cepat dan banyak belajar dari mereka. Banyak orang yang lebih pintar daripada Anda pada banyak hal – menulis pidato, membangun tim, yang dengan sadar mengajar anggota tim baru berbagai keterampilan baru. Sama halnya dengan keuangan. Anda dapat belajar akunting dasar dengan cepat kepada akuntan anda.
Perusahaan yang menonjol seperti Coca-Cola, IBM, Microsoft, memiliki orang dengan kualitas menonjol hampir di semua bidang. Pekerjakanlah orang lain, buat mereka bekerja untuk Anda meskipun untuk itu, Anda harus mengeluarkan banyak uang.
Satu hal lagi yang harus diingat, jangan bergantung kepada daftar riwayat hidup dalam mempekerjakan orang, sebab semua itu dapat dibuat dan ditata sedemikian menarik, padahal sesungguhnya itu tidak mencerminkan realita yang ada. Penilaian justru didasarkan pada naluri atau insting dasar yang Anda miliki. Carilah orang yang Anda yakin:
 mampu mengendalikan bisnis
 menunjukkan antusiasme
 mampu memperlakukan staf dengan baik

Miliki orang yang memiliki komitmen untuk mengembangkan bakat. Ini merupakan satu inti kelompok bagi anda. Pastikan bahwa Anda mempekerjakan orang yang tepat, pada tempat yang tepat dan waktu yang tepat.
Bisnis berhasil karena konsep dasarnya bagus, juga naluri wirausahawan terhadap suatu momen. Wirausahawan harus mampu bersikap luwes. Kalau memproduksi bunga plastik tidak menguntungkan, dia bisa cepat berganti memproduksi rambut palsu, lalu mainan dan elektronik. Dengan begitu, perusahaannya bisa menemukan ceruk yang betul-betul menjadi awal yang baik untuk berkembang.


GAYA MANAJEMEN-nya berdasar pada akal sehat dan PERTUMBUHANNYA berasal dari momentum alamiah dan intuisi.


Keahlian bisnis dari bangku kuliah? Oke, ia adalah serangkaian “nilai studi” di atas kertas sertifikat kelulusan. Tapi, itu bukan jaminan sang alumnus sekolah bisnis, akan mampu merintis bisnis. Sebab, dengan gelar dan nilai cum laude sekalipun, sebatas “jaminan” penguasaan administrasi bisnis. Dan administrator bukanlah wirausahawan. Jangan berharap, setelah sukses studi Master of Bussiness Administration (MBA), misalnya, sang alumnus akan mengurus sebuah industri, melibatkan keluarganya total bekerja bersamanya – mungkin tanpa upah dulu - sampai usahanya sukses. Ini bukan “kelas” akademisi bisnis, tapi dunianya  seorang wirausahawan dengan  energi  juang bisnis yang tinggi.  Akademisi bisnis, memang diperlukan dalam sebuah usaha, karena perannya berkait erat dengan langkah pembenahan sistem manajemen dan kontrol dalam sebuah bisnis. namun begitu, sang master administrasi bisnis, tidak bisa memulai bisnis itu sendiri.
Jika Anda bekerja dengan orang yang sangat cemerlang dibidangnya dan memiliki beragam bakat dan latar belakang, Anda akan mengembangkan sebuah tim dengan kekuatan dan kelenturan yang baik. Adalah esensial untuk mampu mengenali bakat sejati dan mengembangkannya.
Memakai otak orang lain adalah benar-benar suatu kesenangan jika anda suka permainan dalam tim. Bekerja dengan seorang yang tidak Anda sukai secara aktif, di sisi lain, bisa menjadi sebuah pengalaman yang sangat membuat stress, walaupun mereka sangat cakap dalam pekerjaannya.
Anda tidak akan pemah menyesal bekerja dan berkembang bersama orang-orang berbakat. Orang-orang seperti ini yang akan membuat Anda menjadi wiraswastawan yang lebih sukses. Satu fakta,banyak sekali enterpreneur indonesia yang sukses berawal dari orang biasa dan malah bukan orang yang berpendidikan secara formal.

Bagamana dengan saya dan anda ??sudah mulai mencari atau malah sudah menemukan orang-orang yang kompeten untuk mengurus bisnis kita??biar usaha tetap jalan dan berkembang sementara yang punya usaha ( pengusaha ) jalan-jalan...hehehe... semoga bermanfaat dan sukses untuk kita semua....Amin...

Sabtu, 11 Februari 2012

ebook gratis..QUANTUM IKHLAS


Ebook Quantum ikhlas ini adalah karya Erbe Sentanu, Di buku ini berisi tuntunan hidup, keajaiban ikhlas, Bagaimana Cara mengaktivasi Kekuatan Hati, Mengelola Potensi jiwa untuk mencapai Kesuksesan Dunia akhirat,,
Right....sedikit bocoran dari isi ebook tersebut,
di ebook Quantum Ikhlas, kita akan di tuntun bagaimana cara mengelola Potensi yang ada di dalam diri kita, yang kadang secara tak sadar telah kita alami setiap detik di dalam kehidupan sehari hari kita. namun kita tak sadar kalau hal itu sangat berpengaruh besar di dalam kehidupan kita, dan itu adalah RAHASIA BESAR yang sedikit orang mengetahuinya,

Bagaimana ebook ini bisa merubah hidup kita, menyadarkan kita, dan saya telah membuktikan itu, saya jamin anda akan sangat menyesal jika tak membaca ebook ini,,,

Quantum Ikhlas ini sebenarnya adalah sebuah buku yang di jual di toko buku, tapi alhamdulillah ada teman forum yang mau meng upload nya sehingga buku ini menjadi ebook, tanpa mengurangi rasa terimakasih saya kepada mas Erbe Sentanu, saya sarankan ketika selesai membaca ebook ini juga membeli buku nya ..

Disini saya mau berbagi ebook ini secara Free, karena saya juga mendapatkan nya Free juga, dan saya ingin berbagi pengalaman kepada kalian, dan saya yakin ebook ini sangat bermanfaat bagi kita semua....

Yang pasti banyak hal yang akan kita mengerti tentang hukum tarik menarik dalam kehidupan,dimana kita percaya ataupun tidak hukum itu tetap berlaku,,,Right,,biar tambah jelas lebih baik baca sendiri aja yaa..hehehe...

DOWNLOAD  EBOOK  QUANTUM IKHLAS  

apabila dalam proses download ada yang bermasalah saya share kan ebook kedua tentang Quantum Iklhas... EbookZonaikhlas...bisa anda download disini
Semoga banyak memberikan manfaat......Salam Kanan........


Jumat, 10 Februari 2012

mencapai puncak prestasi


Salam kanan....Lama ga posting nih,maklum lagi banyak kesibukan..(sok sibuk).Dan biar tambah semangat lagi dalam menggali potensi yang ada dalam diri kita kali ini saya ingin berbagi motivasi menarik mengenai bagaimana sih mencapai puncak prestasi...Right?
Saya terinspirasi dari seorang Tommy Siawira,,beliau adalah Trainer n coaching NLP (Neuro Linguistic Programing) dari NLP university ,California USA..
Pada th 2003 beliau mendirikan Wealth Mindset training and coaching dengan misinya membantu masyarakat umum untuk menggali potensi mereka yang ada didalam dirinya untuk meraih kebahagiaan dalam kehidupan baik secara material maupun spiritual..

Menurut beliau metode seperti apakah yang digunakan agar kita bisa meraih prestasi sampi puncak?yups,,ada beberapa tips yang beliau share kan mengenai strategi untuk mengembangkan pola pikir maupun sikap mental untuk meraih prestasi puncak...

Rahasia #1
The Riches begins with state of mind and the definiteness of purpose  
artinya penciptaan kekayaan dimulai dari pikiran yang memiliki tujuan yang jelas.dalam mencapai kesuksesan harus memiliki tujuan atau maksud yang jelas.

Rahasia #2
Hidup ini penuh dinamika

Hidup ini penuh dinamika dan kejutan,,ada kejutan yang memberikan kebahagiaan namun ada juga yang sebaliknya..ada sebuah filosofi  Life is full of surprise atau hidup selalu penuh dengan kejutan.
Lalu bagaimana kita menyikapinya??
Hidup ini penuh dengan dinamika maka hadapilah segala sesuatu dengan sikap positif dan proaktif,karena setiap masalah atau kejadian selalu memiliki sisi baik..

Rahasia #3
Ketekunan membawa kesuksesan

Salah satu kualitas yang dimiliki oleh seorang Pemenang yaitu sikap keteku
nan atau Preseverence.Ketekunan membawa kita kepada kesuksesan...

Sikap Sukses yang harus kita miliki adalah :
* Fokus pada Impian
* Ketekunan
* Bekerja keras

Rahasia #4
Salah atu rahasia untuk menjadi yang terbaik dalam berkarya adalah kreatifitas..

Salah satu contoh adalah Walt Disney pendiri Disneyland, Arena bermain anak anak ini bisa tersebar di 3 benua besar planet ini,semua terjadi karena kreatifitas dan visi .Dimulai dari visinya untuk dapat menciptakan sebuah arena permainan yang dapat membahagiakan anak2 sekaligus orang tua yang menemani anaknya.
Bagaimana Walt Disney beerkreasi ?salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan meningkatkan cara bertanya yang kreatif untuk menghasilkan ide ide kreatif..
Apakah yang disukai anak-anak?
Apa yang dapat membahagiakan mereka?
Permainan apa yang dapat membuat mereka tegang sekaligus tersenyum?
Apakah yang berbentuk petualangan atau fantasi?
itulah pertanyaan2 Walt Disney,,

Dengan mengambil inspirasi dari kreatifitas Walt Disney mari kita tingkatkan kreatifitas dengan cara bertanya,pertanyaan yang dapat meningkatkan produktifitas dalam pekerjaan hasil karya dan pertanyaan seperti apa yang akan ditambahkan supaya hasil karya kita bernilai??

Bertanyalah sesuatu yang merangsang otak ntuk mengeluarkan ide2 kreatif,sebab ide2 baru lahir karena kombinasi ide2 yang lama dan yang sudah ada.Mulailah dengan KALAU ANDA MAU,ANDA PASTI BISA...Right??

Rahasia #5
Berani Membuat Komitmen

There is always a way if you are commited,,selalu ada cara apabila anda mempunyai komitmen begitu kata Anthony Robbins, kita selalu dapat goal apabila kita berkomitmen terhadap apa yang telah kita canangkan...
seorang Pemenang selalu berani membuat komitmen.banyak orang dapat membuat impian yang besar namun mereka tidak berani membuat komitmen untuk mendapatkannya..
Komitmen merupakan kualitas karakter manusia yang membuat seorang berjuang untuk mendapatkan apa yang diimpikannya..
Buatlah komitmen yang tinggi untuk impian kita.Dengan komitmen kita akan mengerahkan seluruh energi anda untuk meraihnya...

Udah mulai terbuka belum mindset sahabat smua??dalam postingan berikutnya nanti saya akan lanjutkan dengan rahasia berikutnya dari Tommy Siawira...
Semoga Bermanfaat....

To be Continued....

Sabtu, 04 Februari 2012

Peluang Usaha " Kedai Kopi "

 Tentunya Kopi sudah tidak asing lagi ditelinga kita..Kopi telah menjadi salah satu minuman favorit sekarang ini, mulai dari mahasiswa pelajar maupun pekerja ,pria ataupun wanita  dari semua kalangan tersebut saat ini banyak yang sudah menyukai yang namanya kopi. Minum kopi saat ini bukan saja sekedar menikmati sebuah minuman  namun sudah menjadi bagian dari lifestyle, menemani nongkrong dan meeting dengan klien atau menghilangkan penat di tengah rutinitas sehari hari.
Jika melihat fenomena ini maka sebenarnya sebuah peluang usaha sudah ada didepan mata, tinggal kita saja apakah bisa memanfaatkan dengan maksimal peluang usaha ini atau tidak.Tidak hanya Di kota kota besar seperti Jakarta, Surabaya Bandung, Jogja, Semarang Bali dan Solo,namun dikota kecilpun mungkin bisa menjadi salah satu tempat yang bisa dinilai mulai   maraknta bisnis kedai kopi ini. Peluang usaha yang sudah dimanfaatkan banyak orang ini memang seakan tidak ada matinya dan semakin berkembang.  dari situ bisa kita lihat bahwa usaha bisnis kedai kopi ini menjadi salah satu usaha favorit di beberapa kota di Indonesia.
Berbagai jenis kopi yang ada dipasaran sebaiknya anda manfaatkan sebaik baiknya jika ingin membuka peluang usaha kedai kopi. Jangan khawatir anda akan kehabisan resep dan kalah bersaing dengan kompetitor, ingat bahwa minum kopi bukan sekedar menikmati rasa, namun suasana ruangan, dan kenyamanan menikmati kopi sambil ngobrol dengan relasi menjadi bagian terpenting dalam mengelola peluang usaha ini. Pastikan pengunjung betah dan bertahan lama di kedai anda, dan akhirnya suatu saat nanti akan kembali lagi.
Lalu bagaimana memulai peluang usaha ini ? sebaiknya memang anda coba beberapa resep kopi yang sudah ada dipasaran, sangat banyak sekali resep resep kopi baik tradisional maupun modern sudah tersebar di Internet. Pastikan anda sudah mencoba beberapa resep yang ada tersebut. Hal ini menjadi dasar jika anda akan berbisnis kedai kopi, setidaknya anda bisa mencicipi beberapa resep kopi yang berbeda. Silahakan cari resep di internet, atau buku di toko buku. Dan usahakan minimal 10 jenis rasa kopi yang harus ada di kedai anda di awal awal nanti dan silahkan selalu kembangkan resep tersebut. Tempat yang nyaman dan aman menjadi faktor penting yang harus anda pertimbangkan juga dalam hal ini. Beri koneksi internet gratis di area kedai kopi anda supaya keperluan meeting dan juga internet konsumen anda terpenuhi.Kalau ga ingin repot bisa aja beli salah satu Franchise,tentunya yang sesuai dengan budget kita..Right
Anda harus tetap konsentrasi dan jangan takut rugi di awal 3 bulan  pertama, karena ini saat saat anda mencari  pelanggan. pastikan kedai anda nyaman dan lokasinyapun terletak di daerah dekat kampus atau kantor yang mudah diakses kalangan pelajar mahasiswa dan juga pekerja. Teringat teman saya yang pernah membuka kedai kopi, karena kurang konsentrasi dan kesabaran baru seminggu sudah tutup hehehe .. jangan ditiru ya.
Peluang usaha ini saya rasa cukup unik dan menarik dan patut anda kembangkan bisnisnya. semoga sedikit cerita mengenai peluang usha kedai kopi ini bisa menjadi referensi anda dalam membuka usaha bisnis kedepannya.

Semoga bermanfaat....

peluang usaha "wedang uwuh"


 Right...dalam postingan2 dari saya selanjutnya akan banyak memuat peluang2 usaha yang mungkin bisa menjadi inspirasi bagi anda untuk memulai sebuah usaha..karna membuka usaha memang sebetulnya mudah tapi karna terlalu banyak mikir akhirnya usaha ga buka buka...
Yang penting action dulu,kalo usaha udah dibuka baru dech diitung-itung...untuk kali ini saya akan share tentang peluang usaha wedang uwuh .
Anda tahu wedang uwuh ? Pernah mendengar ? Atau baru sekali ini ? Nah sebenarnya saya juga baru sekali ini merasakan minuman wedang uwuh ini, bentuknya unik, seperti minuman yang ada daun daunan dan akar akaran yang berantakan seperti uwuh (dalam bahasa jawa uwuh itu adalah sampah dedauanan) jadi memang unik minuman ini..

Resep pembuatan wedang uwuh 

Bahan Wedang Uwuh :
  • 700 ml air
  • 40 g serutan kayu secang kering
  • 50 g gula batu/gula pasir
  • 6 cm jahe, memarkan
  • 2 lembar daun kayu manis kering
  • 3 lembar daun cengkeh kering
  • 3 lembar daun pala kering
  • 10 butir cengkih/batang cengkih kering
Cara Membuat Wedang Uwuh :
  1. Bakar jahe, memarkan.
  2. Tuang air dalam panci. Masukkan jahe, cengkih/batang cengkih, daun cengkih, daun kayu manis, daun pala, serutan kayu secang, jahe, dan gula batu.
  3. Masak dengan api sedang hingga mendidih.
  4. Rebus selama kurang lebih 15 menit.
  5. Angkat dan saring (bisa juga dihidangkan tanpa disaring).
  6. Tuang ke dalam gelas. Hidangkan hangat.
Note :
  • Warna air yang merah cerah terbentuk dari air seduhan secang. Bau harum muncul dari aroma kayu manis. Rasa hangat-pedas terbentuk dari jahe dan dedaunan rempah lainnya.
  • Minuman herbal berbahan bahan rempah ini berkhasiat menghangatkan badan, menghilangkan masuk angin, batuk ringan, dan melegakan tenggorokan. Bagi pecandu rokok kretek yang pengin berhenti merokok, minuman ini mungkin bisa membantu menghentikan rokok kretek anda.
Usaha ini cocok dijalankan dimana saja,lebih cocok disajikan mulai sore hari ketika udara mulai dingin..Apalagi untuk daerah wisata yang bersuhu dingin..Anda tertarik untuk mulai mencobanya dulu dirumah untuk sekedar menikmati mantapnya wedang uwuh sebelum anda menjualnya...??

Semoga bermanfaat,,salam kanan...........